Skip to main content
Sunan Daruquthni 4045

سنن الدارقطني 4045: نا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ الْفَارِسِيُّ , نا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ , نا عَبْدُ الرَّزَّاقِ , عَنْ مَعْمَرٍ , وَابْنِ جُرَيْجٍ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ , أَنَّ عُمَرَ , قَالَ: ” مَا أَرَى الدِّيَةَ إِلَّا لِلْعَصَبَةِ لِأَنَّهُمْ يَعْقِلُونَ عَنْهُ , فَهَلْ سَمِعَ مِنْكُمْ أَحَدٌ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؟ , ثَمَّ ذَكَرَ نَحْوَهُ. وَقَالَ: فَأَخَذَ بِذَلِكَ عُمَرُ , زَادَ ابْنُ جُرَيْجٍ: وَكَانَ قَتْلُهُ خَطَأً.

Sunan Daruquthni 4045: Muhammad bin Ismail Al Farisi menceritakan kepada kami, Ishaq bin Ibrahim menceritakan kepada kami, Abdurrazzaq menceritakan kepada kami dari Ma’mar dan Ibnu Juraij, dari Ibnu Syihab, dari Sa’id bin Al Musayyab, bahwa Umar berkata, “Aku berpendapat bahwa diyat hanya diberika kepada ashabah, karena mereka menanggung diyatnya. Adakah seseorang di antara kalian yang pernah mendengar dari Rasulullah SAW?” Perawi kemudian menyebutkan redaksi yang serupa, dan dia berkata, “Maka Umar pun menetapkan itu.” Ibnu Juraij menambahkan: Pembunuhannya itu adalah (pembunuhan) tidak disengaja.