Sunan Daruquthni 3919
سنن الدارقطني 3919: نا الْحَسَنُ بْنُ الْخَضِرِ بِمِصْرَ , نا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ يُونُسَ أَبُو كُرَيْبٍ , نا حَفْصُ بْنُ غِيَاثٍ , عَنْ أَشْعَثَ , عَنِ الْحَكَمِ , وَحَمَّادٍ , عَنْ إِبْرَاهِيمَ , عَنِ الْأَسْوَدِ , عَنْ عُمَرَ , قَالَ: ” لَا نَدَعُ كِتَابَ اللَّهِ وَسُنَّةَ نَبِيِّنَا لِقَوْلِ امْرَأَةٍ: الْمُطَلَّقَةُ ثَلَاثًا لَهَا السُّكْنَى وَالنَّفَقَةُ “. أَشْعَثُ بْنُ سَوَّارٍ ضَعِيفُ الْحَدِيثِ. وَرَوَاهُ الْأَعْمَشُ , عَنْ إِبْرَاهِيمَ , عَنِ الْأَسْوَدِ وَلَمْ يَقُلْ سُنَّةَ نَبِيِّنَا. وَقَدْ كَتَبْنَاهُ قَبْلَ هَذَا وَالْأَعْمَشُ أَثْبَتُ مِنْ أَشْعَثَ وَأَحْفَظُ مِنْهُ.
Sunan Daruquthni 3919: Al Hasan bin Al Khadhir menceritakan itu kepada kami di Mesir, Ishaq bin Ibrahim bin Yunus Abu Kuraib menceritakan kepa’da kami, Hafsh Ibnu Ghiyats menceritakan kepada kami dari Asy’ats, dari Al Hakam dan Hammad, dari Ibrahim, dari Al Aswad, dari Umar, dia berkata, “Kami tidak akan meninggalkan Kitab Rabb kami dan Sunnah Nabi kami karena perkataan seorang wanita. Wanita yang ditalak tiga berhak terhadap tempat tinggal dan nafkah.” Asy’ats bin Sawwar adalah hadis dha‘if. Diriwayatkan juga oleh Al A’masy dari Ibrahim, dari Al Aswad tanpa menyebutkan ‘Sunnah Nabi kami’, dan kami telah menuliskannya sebelum ini. Al A’masy lebih valid dan lebih terpelihara daripada Asy’ats.
- Derajat Hadis
- Derajat Hadis Tidak Ditemukan