Skip to main content
Sunan Daruquthni 3508

سنن الدارقطني 3508: نا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدِ بْنِ حَفْصٍ , نا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ مُعَاوِيَةَ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نَافِعٍ الصَّائِغُ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نَافِعٍ مَوْلَى ابْنِ عُمَرَ , عَنْ أَبِيهِ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , قَالَ: لَمَّا هَلَكَ عُثْمَانُ بْنُ مَظْعُونٍ تَرَكَ ابْنَتَهُ , قَالَ ابْنُ عُمَرَ: زَوَّجَنِيهَا خَالِي قُدَامَةُ بْنُ مَظْعُونٍ وَلَمْ يُشَاوِرْهَا فِي ذَلِكَ وَهُوَ عَمُّهَا , وَكَلَّمْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي ذَلِكَ «فَرَدَّ نِكَاحَهُ» , فَأَحَبَّتْ أَنْ يَتَزَوَّجَهَا الْمُغِيرَةُ بْنُ شُعْبَةَ , «فَزَوَّجَهَا إِيَّاهُ»

Sunan Daruquthni 3508: Muhammad bin Makhlad bin Hafash menceritakan kepada kami, Ali bin Muhammad bin Mu’awiyah menceritakan kepada kami, Abdullah bin Nafi’ Ash-Sha’igh menceritakan kepada kami, Abdullah bin Nafi’ maula Ibnu Umar menceritakan kepada kami dari ayahnya, dari Ibnu Umar, dia berkata, “Ketika Utsman bin Mazh’un wafat, ia meninggalkan seorang putri. Pamanku Qudamah bin Mazh’un kemudian menikahkannya denganku tanpa bermusyawarah dulu dengannya, meski dia adalah pamannya. Ia lalu melapor kepada Rasulullah SAW tentang hal itu, dan beliau mengembalikan urusan pernikahan kepadanya. Ia lantas lebih memilih untuk menikah dengan Al Mughirah bin Syu’bah dan Ia lalu menikahkan gadis tersebut dengannya.