Shahih Ibnu Khuzaimah 1698
صحيح ابن خزيمة 1698: نا عَبْدُ الْجَبَّارِ بْنُ الْعَلَاءِ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، ثنا الْأَعْمَشُ، عَنْ عُمَارَةَ وَهُوَ ابْنُ عُمَيْرٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ، أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مَسْعُودٍ، كَانَ إِذَا رَأَى النِّسَاءَ قَالَ: أَخِّرُوهُنَّ حَيْثُ جَعَلَهُنَّ اللَّهُ، وَقَالَ: إِنَّهُنَّ مَعَ بَنِي إِسْرَائِيلَ يَصْفُفْنَ مَعَ الرِّجَالِ، كَانَتِ الْمَرْأَةُ تَلْبَسُ الْقَالِبَ فَتَطَالُ لِخَلِيلِهَا، فَسُلِّطَتْ عَلَيْهِنَّ الْحَيْضَةُ، وَحُرِّمَتْ عَلَيْهِنَّ الْمَسَاجِدُ. وَكَانَ عَبْدُ اللَّهِ إِذَا رَآهُنَّ قَالَ: أَخِّرُوهُنَّ حَيْثُ جَعَلَهُنَّ اللَّهُ. قَالَ أَبُو بَكْرٍ: الْخَبَرُ مَوْقُوفٌ غَيْرُ مُسْنَدٍ
Shahih Ibnu Khuzaimah 1698: Abdul Jabbar bin Al ‘Ala memberitakan kepada kami, Sufyan menceritakan kepada kami, Al ‘Amasy memberitakan kepada kami, dari Imarah —yaitu Ibnu Amir— dari Abdurrahman bin Yazid bahwasannya apabila Abdullah bin Mas’ud melihat kaum wanita berada di shaf shalat, maka ia pasti akan berkata, “Tempatkanlah kaum wanita itu di belakang sebagaimana yang telah Allah perintah! Sesungguhnya pada zaman bani Isra’ il mereka itu satu barisan (shaf) bersama kaum pria. Ada seorang wanita di antara mereka yang mengenakan perhiasan. Lalu mereka mendapatkan haidh. Oleh karena itu, mereka dilarang ke masjid.” Apabila Abdullah melihat kaum wanita di masjid, maka ia akan berkata, “Tempatkanlah mereka di belakang seperti yang telah diperintahkan Allah.” Abu Bakar berkata, “hadis ini adalah mauquf tidak bersanad.”
- Derajat Hadis
- Derajat Hadis Tidak Ditemukan