Skip to main content
Shahih Ibnu Khuzaimah 1693

صحيح ابن خزيمة 1693: نا بِشْرُ بْنُ مُعَاذٍ، ثنا بِشْرٌ يَعْنِي ابْنَ الْمُفَضَّلِ، ثنا عَبْدُ الرَّحْمَنِ وَهُوَ ابْنُ إِسْحَاقَ، عَنْ أَبِي حَازِمٍ، عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ قَالَ: كُنَّ النِّسَاءُ يُؤْمَرْنَ فِي الصَّلَاةِ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ لَا يَرْفَعْنَ رُءُوسَهُنَّ حَتَّى يَأْخُذَ الرِّجَالُ مَقَاعِدَهُمْ مِنْ قَبَاحَةِ الثِّيَابِ قَالَ أَبُو بَكْرٍ: خَبَرُ الثَّوْرِيِّ عَنْ أَبِي حَازِمٍ خَرَّجْتُهُ فِي كِتَابِ الْكَبِيرِ فِي أَبْوَابِ اللِّبَاسِ فِي الصَّلَاةِ

Shahih Ibnu Khuzaimah 1693: Bisyar maksudnya bin Muadz, Bisyr maksudnya Ibnu Al Mufadhdhal menceritakan kepada kami, Abdurrahman yaitu Ibnu Ishaq menceritakan kepada kami, dari Abu Hazim, dari Sahal bin Sa’ad yang telah berkata, “Sesungguhnya kaum wanita itu diperintahkan agar tidak mengangkat kepala mereka (dari sujud) hingga kaum pria duduk dalam posisi tegak karena sempitnya kain mereka.” Abu Bakar berkata, “hadis Ats-Tsauri dari Abu Hazim yang kami riwayatkan dalam kitab Al Kabir pada pembahasan tenang pakaian dalam shalat.