Skip to main content
Shahih Ibnu Khuzaimah 1664

صحيح ابن خزيمة 1664: نا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، نا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ، عَنْ سَعِيدٍ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ سَالِمِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ، عَنْ مَعْدَانَ، أَنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ خَطَبَ النَّاسَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ ثُمَّ قَالَ: يَا أَيُّهَا النَّاسُ، إِنَّكُمْ تَأْكُلُونَ شَجَرَتَيْنِ مَا أَرَاهُمَا إِلَّا خَبِيثَتَيْنِ هَذَا الثُّومَ وَهَذَا الْبَصَلَ، وَقَدْ كُنْتُ أَرَى الرَّجُلَ يُوجَدُ رِيحُهُ، فَيُؤْخَذُ بِيَدِهِ، فَيُخْرَجُ بِهِ إِلَى الْبَقِيعِ، وَمَنْ كَانَ آكِلَهُمَا فَلْيُمِتْهُمَا طَبْخًا

Shahih Ibnu Khuzaimah 1664: Muhammad bin Basyar memberitakan kepada kami, Ibnu Abi Addi memberitakan kepada kami, dari Said, dari Qatadah, dari Salim bin Abu Ja’ad, dari Mi’dan bahwasanya Umar bin Khaththaab pernah berkhutbah di hari jum’at seraya berkata, “Wahai kaum muslimin sekalian, sesungguhnya kalian makan dua pohon yang menurutku itu adalah pohon yang buruk: ini bawang putih dan ini bawang merah. Dulu aku pernah melihat seorang laki-laki yang mulutnya bau bawang. Lalu tangannya dipegang dan ia dibawa ke baqi’ Dan barangsiapa makan bawang merah dan bawang putih, maka sebaiknya direbus dahulu.”