Skip to main content
Shahih Ibnu Khuzaimah 1573

صحيح ابن خزيمة 1573: نا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدَةَ، ثنا عَبْدُ الْعَزِيزِ يَعْنِي الدَّرَاوَرْدِيَّ، عَنْ سُهَيْلٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: ” إِنَّمَا الْإِمَامُ لِيُؤْتَمَّ بِهِ، فَإِذَا صَلَّى فَكَبَّرَ فَكَبِّرُوا، وَإِذَا رَكَعَ فَارْكَعُوا، وَلَا تَخْتَلِفُوا عَلَيْهِ، فَإِذَا قَالَ: سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ، فَقُولُوا: رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ، وَإِذَا سَجَدَ فَاسْجُدُوا، وَلَا تَبْتَدِرُوا قَبْلَهُ “

Shahih Ibnu Khuzaimah 1573: Ahmad bin Abdah memberitakan kepada kami, Abdul Aziz (Ad-Darwardi) memberitakan kepada kami, dari Suhail, dari bapaknya, dari Abu Hurairah bahwasanya ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda, ‘Sesungguhnya imam shalat itu harus diikuti. Apabila ia bertakbir, maka ikutlah kalian bertakbir bersamanya. Apabila ia ruku’ maka ruku’lah kalian bersamanya dan janganlah berbeda dengannya. Apabila imam mengucapkan, ‘sami’allahu liman hamidah, maka ucapkanlah, ‘rabbana wa lakal hamd’. Apabila imam sujud, maka sujudlah kalian bersama dan jangan mendahuluinya!’,”