Skip to main content
Shahih Ibnu Khuzaimah 1400

صحيح ابن خزيمة 1400: قَالَ: ثنا بِخَبَرٍ قَبِيصَةُ مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، ثنا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ، حَدَّثَنِي أَبِي، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ أَبِي قِلَابَةَ، عَنْ قَبِيصَةَ الْبَجَلِيِّ قَالَ: إِنَّ الشَّمْسَ انْخَسَفَتْ، فَصَلَّى النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَكْعَتَيْنِ حَتَّى انْجَلَتْ، ثُمَّ قَالَ: «إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ لَا يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ، وَلَكِنَّهُمَا خَلْقَانِ مِنْ خَلْقِهِ، وَيُحْدِثُ اللَّهُ فِي خَلْقِهِ مَا شَاءَ، ثُمَّ إِنَّ اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى إِذَا تَجَلَّى لِشَيْءٍ مِنْ خَلْقِهِ خَشَعَ لَهُ، فَأَيُّهُمَا انْخَسَفَ فَصَلُّوا حَتَّى يَنْجَلِيَ أَوْ يُحْدِثَ لَهُ اللَّهُ أَمْرًا»

Shahih Ibnu Khuzaimah 1400: Ia berkata: Muhammad bin Basysyar menceritakan kepada kami dengan hadis Qabishah, Mu’adz bin Hisyam menceritakan kepada kami, ayahku menceritakan kepadaku dari Abu Qilabah, dari Qabishah Al Bujali, ia berkata, “Ketika matahari mengalami gerhana maka Nabi shalat dua rakaat sampai ia terang kembali, kemudia beliau berkata, ‘Sesungguhnya matahari dan bulan tidak mengalami gerhana karena kematian seseorang, akan tetapi keduanya adalah ciptaan-Nya dan Allah berbuat sesuka-Nya terhadap ciptaan-Nya. kemudian bahwa apabila Allah Tabaraka wa Ta’ala menampakkan diri-Nya pada sesuatu dari ciptaan-Nya maka ciptaan itu akan tunduk kepada-Nya. Apabila salah satu dari keduanya mengalami gerhana maka shalatlah sampai ia terang tembali atau Allah menetapkan suatu kejadian baginya.”