Skip to main content
Shahih Ibnu Hibban 2708

صحيح ابن حبان 2708: أَخْبَرَنَا عُمَرُ بْنُ سَعِيدِ بْنِ سِنَانٍ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا أَحْمَدُ بْنُ أَبِي بَكْرٍ، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ سُمَيٍّ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ‏:‏ السَّفَرُ قِطْعَةٌ مِنَ الْعَذَابِ، يَمْنَعُ أَحَدَكُمْ نَوْمَهُ وَطَعَامَهُ وَشَرَابَهُ، فَإِذَا قَضَى أَحَدُكُمْ نَهْمَتَهُ مِنْ سَفَرِهِ، فَلْيُعَجِّلِ الرُّجُوعَ إِلَى أَهْلِهِ‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 2708: Umar bin Sa’id bin Sinan mengabarkan kepada kami, dia berkata: Ahmad bin Abi Bakr mengabarkan kepada kami dari Malik, dari Sumayyi, dari Abi Shalih, dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah bersabda, “Perjalanan itu adalah bagian dari adzab, dia menghalangi seseorang di antara kalian dari tidur, makan, dan minum. Oleh karena itu, jika salah seorang di antara kalian telah menyelesaikan urusannya dalam perjalanan, bersegeralah kembali kepada keluarganya”672 [66:3]