Skip to main content
Shahih Ibnu Hibban 2585

صحيح ابن حبان 2585: أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ مُحَمَّدٍ الأَزْدِيُّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ، عَنْ هَمَّامِ بْنِ مُنَبِّهٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ‏:‏ قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ‏:‏ إِذَا قَامَ أَحَدُكُمْ مِنَ اللَّيْلِ، فَاسْتَعْجَمَ الْقُرْآنُ عَلَى لِسَانِهِ فَلَمْ يَدْرِ مَا يَقُولُ، فَلْيَضْطَجِعْ‏.‏

Shahih Ibnu Hibban 2585: Abdullah bin Muhammad Al Azdiy mengabarkan kepada kami, dia berkata: Ishak bin Ibrahim menceritakan kepada kami, dia berkata: Abdurrazak mengabarkan kepada kami, dia berkata: Ma’mar mengabarkan kepada kami dari Hammam bin Munabbih, dari Abi Hurairah, dia berkata: Rasulullah bersabda, “Apabila salah seorang dari kalian berdiri (shalat) pada malam hari, lalu dia tidak fasih membaca Al Qur ‘an dan tidak mengetahui apa yang dia katakan, hendaklah dia tidur”502 [95:1]