Shahih Ibnu Hibban 2510
صحيح ابن حبان 2510: أَخْبَرَنَا الْحَسَنُ بْنُ سُفْيَانَ، قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ الأَعْلَى بْنُ حَمَّادٍ النَّرْسِيُّ، قَالَ: حَدَّثَنَا وُهَيْبُ بْنُ خَالِدٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا خَالِدٌ الْحَذَّاءُ، عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ شَقِيقٍ، عَنْ عَائِشَةَ، قَالَ: سَأَلْتُهَا عَنْ صَلاَةِ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقَالَتْ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي لَيْلاً طَوِيلاً قَاعِدًا، وَلَيْلاً طَوِيلاً قَائِمًا، فَإِذَا صَلَّى قَاعِدًا رَكَعَ قَاعِدًا، وَإِذَا صَلَّى قَائِمًا رَكَعَ قَائِمًا.
Shahih Ibnu Hibban 2510: Al Hasan bin Sufyan mengabarkan kepada kami, dia berkata: Abdul A’la bin Hammad An-Narsi menceritakan kepada kami, dia berkata: Wuhaib bin Khalid menceritakan kepada kami, dia berkata: Khalid Al Hadzdza menceritakan kepada kami dari Abdullah bin Syaqiq, dari Aisyah, dia berkata: Aku (Abdullah) bertanya kepadanya (Aisyah) tentang shalat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu ia menjawab, “Rasulullah shalat pada malam hari dengan panjang dalam keadaan duduk. Pernah pula dalam keadaan berdiri dalam waktu yang lama. Jika beliau shalat dengan duduk maka beliau pun ruku dengan duduk, tapi jika shalat dengan berdiri maka ruku dengan berdiri.”408 [1:4]
- Derajat Hadis
- Derajat Hadis Tidak Ditemukan