Shahih Ibnu Hibban 1397
صحيح ابن حبان 1397: أَخْبَرَنَا ابْنُ سَلْمٍ، حَدَّثَنَا حَرْمَلَةُ، حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ، أَخْبَرَنِي عَمْرُو بْنُ الْحَارِثِ، عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ، عَنْ فَاطِمَةَ بِنْتِ الْمُنْذِرِ، عَنْ أَسْمَاءَ بِنْتِ أَبِي بَكْرٍ، أَنَّهَا قَالَتْ: سُئِلَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنِ الثَّوْبِ يُصِيبُهُ الدَّمُ مِنَ الْحَيْضَةِ، فَقَالَ: لِتَحُتَّهُ، ثُمَّ تَقْرُصْهُ بِالْمَاءِ، ثُمَّ لِتَنْضَحْهُ فَتُصَلِّيَ فِيهِ.
Shahih Ibnu Hibban 1397: Ibnu Salm telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Harmalah telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Ibnu Wahab telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Amr bin Al Harits telah menceritakan kepada kami sebuah hadis dari Hisyam bin Urwah dari Fathimah binti Al Mundzir dari Asma’ binti Abu Bakr bahwa ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ditanya tentang pakaian yang terkena darah haidh. Beliau bersabda, ‘Ia harus menghilangkan darah haidh, lalu menggosoknya dengan air. Kemudian ia harus menyiramnya, lalu shalat dengan mengenakan pakaian itu’. ” 299 [51:1]
- Derajat Hadis
- Derajat Hadis Tidak Ditemukan