Skip to main content
Mustadrak Hakim 469

المستدرك 469: وَمِنْهَا مَا حَدَّثَنَاهُ أَبُو بَكْرِ بْنُ إِسْحَاقَ، أَنْبَأَ الْعَبَّاسُ بْنُ الْفَضْلِ الْأَسْفَاطِيُّ، ثنا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ، ثنا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَيَّاشٍ، عَنِ الْأَعْمَشِ، عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ، عَنْ أَبِي عُبَيْدَةَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ، فِي قَوْلِهِ عَزَّ وَجَلَّ {أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ} [النساء: 43] قَالَ: «هُوَ مَا دُونَ الْجِمَاعِ وَفِيهِ الْوُضُوءُ»

Al Mustadrak 469: Diantaranya adalah hadis yang diceritakan kepada kami oleh Abu Bakar bin Ishaq, Al Abbas bin Al Fadhl Al Asfathi memberitakan (kepada kami), Ahmad bin Yunus menceritakan kepada kami, Abu Bakar bin Ayyasy menceritakan kepada kami dari Al A’masy, dari Amr bin Murrah, dari Abu Ubaidah, dari Abdullah, tentang firman Allah Azza wa Jalla, “Atau menyentuh perempuan” (Qs. An-Nisa [4]: 43) dia berkata, “Maksudnya adalah menyentuh yang selain jima’, dan jika itu dilakukan maka harus berwudhu.”