Mustadrak Hakim 262
المستدرك 262: حَدَّثَنَا أَبُو الْعَبَّاسِ مُحَمَّدُ بْنُ يَعْقُوبَ، ثنا الْعَبَّاسُ بْنُ مُحَمَّدٍ الدُّورِيُّ، ثنا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ بَكْرٍ السَّهْمِيُّ، ثنا حَاتِمُ بْنُ أَبِي صَغِيرَةَ، عَنْ سِمَاكِ بْنِ حَرْبٍ، أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ خَبَّابٍ، أَخْبَرَهُمْ، قَالَ: أَخْبَرَنِي خَبَّابٌ، أَنَّهُ كَانَ قَاعِدًا عَلَى بَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: فَخَرَجَ وَنَحْنُ قُعُودٌ، فَقَالَ: «اسْمَعُوا» قُلْنَا: سَمِعْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ، قَالَ: «إِنَّهُ سَيَكُونُ أُمَرَاءُ مِنْ بَعْدِي فَلَا تُصَدِّقُوهُمْ بِكَذِبِهِمْ وَلَا تُعِينُوهُمْ عَلَى ظُلْمِهِمْ، فَإِنَّهُ مَنْ صَدَّقَهُمْ بِكَذِبِهِمْ وَأَعَانَهُمْ عَلَى ظُلْمِهِمْ فَلَنْ يَرِدَ عَلَيَّ الْحَوْضَ» . «هَذَا حَدِيثٌ صَحِيحٌ عَلَى شَرْطِ مُسْلِمٍ وَلَمْ يُخَرِّجَاهُ» . وَشَاهِدَهُ الْحَدِيثُ الْمَشْهُورُ عَنْ الشَّعْبِيِّ، عَنْ كَعْبِ بْنِ عُجْرَةَ مَعَ الْخِلَافِ عَلَيْهِ فِيهِ
Al Mustadrak 262: Abu Al Abbas Muhammad bin Ya’qub menceritakan kepada kami, Abbas bin Muhammad Ad-Duri menceritakan kepada kami, Abdullah bin Bakar As-Sahmi menceritakan kepada kami, Hatim bin Abu Shaghirah menceritakan kepada kami dari Simak bin Harb, bahwa Abdullah bin Khabbab memberitakan mereka, dia berkata: Khabbab mengabarkan kepadaku bahwa dia pernah duduk di depan pintu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dia lalu berkata: Beliau keluar, sedangkan kami dalam keadaan duduk, maka beliau bersabda, ”Dengarkanlah’.” Kami lalu berkata, ”Kami mendengarkan, wahai Rasulullah.” Beliau pun bersabda, ”Sesungguhnya akan ada para pemimpin sesudahku, maka janganlah kalian membenarkan mereka karena kebohongan mereka dan janganlah kalian menolong mereka atas kezhaliman mereka, karena siapa saja yang membenarkan mereka karena kebohongan mereka dan menolong mereka atas kezhaliman mereka, tidak akan sampai ke telagaku.” Hadis ini shahih sesuai syarat Muslim, tapi Al Bukhari dan Muslim tidak meriwayatkannya. Syahid hadis ini adalah hadis terkenal yang diriwayatkan dari Asy-Sya’bi, dari Ka’ab bin Ujrah, dengan adanya perbedaan dal^ redaksinya:
- Derajat Hadis
- Derajat Hadis Tidak Ditemukan