Skip to main content

Musnad Ahmad 25288

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ زَيْنَبَ بِنْتِ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْ جَاءَتْ أُمُّ حَبِيبَةَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَلْ لَكَ فِي أُخْتِي قَالَ فَأَصْنَعُ بِهَا مَاذَا قَالَتْ تَزَوَّجُهَا فَقَالَ لَهَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَتُحِبِّينَ ذَلِكَ فَقَالَتْ نَعَمْ لَسْتُ لَكَ بِمُخْلِيَةٍ وَأَحَقُّ مَنْ شَرِكَنِي فِي خَيْرٍ أُخْتِي فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّهَا لَا تَحِلُّ لِي قَالَتْ فَوَاللَّهِ لَقَدْ بَلَغَنِي أَنَّكَ تَخْطُبُ دُرَّةَ ابْنَةَ أُمِّ سَلَمَةَ بِنْتَ أَبِي سَلَمَةَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَوْ كَانَتْ تَحِلُّ لِي لَمَا تَزَوَّجْتُهَا قَدْ أَرْضَعَتْنِي وَأَبَاهَا ثُوَيْبَةُ مَوْلَاةُ بَنِي هَاشِمٍ فَلَا تَعْرِضْنَ عَلَيَّ أَخَوَاتِكُنَّ وَلَا بَنَاتِكُنَّ حَدَّثَنَا يُونُسُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَ حَدَّثَنَا لَيْثٌ يَعْنِي ابْنَ سَعْدٍ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ زَيْنَبَ بِنْتِ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أُمِّ حَبِيبَةَ أَنَّهَا قَالَتْ دَخَلَ عَلَيَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ هَلْ لَكَ فِي أُخْتِي فَذَكَرَ الْحَدِيثَ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ زَيْنَبَ بِنْتِ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أُمِّ حَبِيبَةَ بِنْتِ أَبِي سُفْيَانَ قَالَتْ قُلْتُ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَا تَزَوَّجُ أُخْتِي فَذَكَرَ الْحَدِيثَ حَدَّثَنَا أَبُو الْيَمَانِ قَالَ أَخْبَرَنَا شُعَيْبٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ أَنَّ زَيْنَبَ بِنْتَ أَبِي سَلَمَةَ أَخْبَرَتْهُ أَنَّ أُمَّ حَبِيبَةَ ابْنَةَ أَبِي سُفْيَانَ أَخْبَرَتْهَا أَنَّهَا قَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ انْكِحْ أُخْتِي فَذَكَرَ الْحَدِيثَ قَالَ أَبِي وَوَافَقَهُ ابْنُ أَخِي الزُّهْرِيِّ وَقَالَ عُقَيْلٌ إِنَّ أُمَّ حَبِيبَةَ قَالَتْ

Telah menceritakan kepada kami [Abu Muawiyah] telah menceritakan kepada kami [Hisyam bin urwah] dari [Ayahnya] dari [Zainab binti Abu Salamah] dari [Ummu Salamah] berkata; Ummu Habibah pernah menemui Nabi shallaallahu ‘alaihi wa sallam, lalu ia bertanya; “Wahai Rasulullah! Maukah dengan saudariku?” Beliau bersabda: “Apa yang aku lakukan terhadapnya?” ia menjawab; “Engkau nikahi ia.” lalu Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Apakah engkau menginginkan hal itu?” ia menjawab; “Ya, aku tidak bermaksud mencelakakanmu dan aku hanya ingin membahagiakan saudaraku.” kemudian Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya ia tidak halal bagiku, ” ia menjawab; “Demi Allah, telah sampai kabar kepadaku bahwa engkau melamar Durrah binti Ummu Salamah binti Abi Salamah, lalu Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam menuturkan: “Jika ia memang halal untukku niscaya aku akan menikahinya, ia menyusuiku dan ayahnya Tsuwaibah adalah budak Bani Hasyim, maka janganlah kalian menawarkan saudari dan anak perempuan kalian untukku, ” [Yunus bin Muhammad] berkata kepada kami, [Laits] yakni Ibnu Said berkata kepadaku; dari [Hisyam bin Urwah] dari [ayahnya] dari [Zainab binti Abi Salamah] dari [Ummu Habibah], ia berkata; “Kemudian Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam menemuiku dan aku berkata kepada beliau; “Apakah engkau menginginkan saudariku?” Lalu ia menyebutkan hadis, [Ya’qub] berkata kepada kami; berkata [ayahku]; berkata kepadaku dari [Ibnu Ishaq] berkata; [Hisyam bin Urwah] berkata kepada kami dari [ayahnya] dari [Zainab binti Abi Salamah] dari [Ummu Habibah binti Abi Sufyan] berkata; aku berkata kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.; “Tidakkah engkau menikahi saudaraku.” lalu ia menyebutkan hadisnya, [Abu Yaman] berkata kepada kami; ia berkata [Syu’aib] mengabarkan dari [Zuhri], ia berkata; [Urwah bin Zubair] mengabariku bahwa [Zainab binti Abu Salamah] telah mengabarkan kepadanya bahwa [Ummu Habibah binti Abu Sufyan] telah mengabarkan kepadanya bahwa ia berkata; “Wahai Rasulullah! nikahilah saudariku.” lalu ia menyebutkan hadisnya, ayahku berkata dan [anak saudara Az Zuhri] menyepakatinya dan [Uqail] mengatakan bahwa [ummu Habibah] yang mengatakannya.

Musnad Ahmad 25289

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ شَقِيقٍ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا حَضَرْتُمْ الْمَيِّتَ أَوْ الْمَرِيضَ فَقُولُوا خَيْرًا فَإِنَّ الْمَلَائِكَةَ يُؤَمِّنُونَ عَلَى مَا تَقُولُونَ قَالَتْ فَلَمَّا مَاتَ أَبُو سَلَمَةَ أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ أَبَا سَلَمَةَ قَدْ مَاتَ فَقَالَ قُولِي اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَلَهُ وَأَعْقِبْنِي مِنْهُ عُقْبَى حَسَنَةً قَالَتْ فَقُلْتُ فَأَعْقَبَنِي اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ مَنْ هُوَ خَيْرٌ لِي مِنْهُ مُحَمَّدًا صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Telah menceritakan kepada kami [Abu Muawiyah] berkata; telah menceritakan kepada kami [Al A’masy] dari [Syaqiq] dari [Ummu Salamah] berkata; Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Apabila kalian menghadiri kematian atau mengunjungi orang sakit maka katakanlah yang baik-baik, karena sesungguhnya malaikat akan mengamini atas apa yang kalian katakan, ” ia berkata; ketika Abu Salamah meninggal, aku menemui Nabi shallaallahu ‘alaihi wa sallam dan aku berkata kepada beliau; “Wahai Rasulullah! Sesungguhnya Abu Salamah telah meninggal. Beliau menjawab: “Berdo’alah: ALLAHUMMAGHFIRLI WALAHU WA A’QIBNY MINHU ‘UQBA HASANAH (ya Allah, ampunilah aku dan dia dan gantikanlah yang lebih baik darinya), ia berkata; aku berkata; “Allah pun telah menggantikan untukku yang lebih baik darinya, yaitu Muhammad shallaallahu ‘alaihi wa sallam.”

Musnad Ahmad 25290

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ الدَّسْتُوَائِيُّ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ زَيْنَبَ بِنْتِ أُمِّ سَلَمَةَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ أَنَّهَا كَانَتْ هِيَ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَغْتَسِلَانِ مِنْ إِنَاءٍ وَاحِدٍ مِنْ الْجَنَابَةِ وَكَانَ يُقَبِّلُهَا وَهُوَ صَائِمٌ

Telah menceritakan kepada kami [Ismail bin Ibrahim] berkata; telah menceritakan kepada kami [Hisyam Adastuwa’i] dari [Yahya bin Abi Katsir] dari [Abu Salamah] dari [Zainab binti Ummu Salamah] dari [Ummu Salamah] bahwa dia dan Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam pernah mandi karena junub dari satu bejana, dan beliau juga pernah menciumnya ketika beliau berpuasa.

Musnad Ahmad 25275

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ عَنْ هُنَيْدَةَ الْخُزَاعِيِّ عَنْ أُمِّهِ قَالَتْ دَخَلْتُ عَلَى أُمِّ سَلَمَةَ فَسَأَلْتُهَا عَنْ الصِّيَامِ فَقَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْمُرُنِي أَنْ أَصُومَ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ أَوَّلُهَا الِاثْنَيْنِ وَالْجُمُعَةُ وَالْخَمِيسُ

Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Fudhail] telah menceritakan kepada kami [Al Hasan bin Ubaidullah] dari [Hunaidah Al Khuza’i] dari [ibunya] berkata; “Aku menemui [Ummu Salamah], lantas aku bertanya kepadanya tentang puasa?” ia menjawab; “Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam menyuruhku untuk berpuasa tiga hari setiap bulan, yaitu pada senin pekan pertama, hari jum’at, dan kamis.”

Musnad Ahmad 25276

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْأَعْلَى عَنْ مَعْمَرٍ عَنِ الزُّهْرِيِّ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ الْحَارِثِ بْنِ هِشَامٍ قَالَ دَخَلْتُ أَنَا وَأَبِي عَلَى عَائِشَةَ وَأُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُصْبِحُ وَهُوَ جُنُبٌ ثُمَّ يَصُومُ

Telah menceritakan kepada kami [Abdul A’la] dari [Ma’mar] dari [Azzuhri] dari [Abu Bakr bin Abdurrahman bin Al Harits bin Hisyam] berkata; “Saya dan ayah ku pernah menemui [Aisyah] dan [Ummu Salamah], ia berkata; ‘Ketika di pagi hari, Nabi shallaallahu ‘alaihi wa sallam masih dalam keadaan junub, kemudian beliau berpuasa’.”

Musnad Ahmad 25261

حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو خَالِدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْمُزَنِيِّ قَالَ حَدَّثَتْنِي حَفْصَةُ ابْنَةُ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ يَوْمٍ قَدْ وَضَعَ ثَوْبَهُ بَيْنَ فَخِذَيْهِ فَجَاءَ أَبُو بَكْرٍ فَاسْتَأْذَنَ فَأَذِنَ لَهُ وَهُوَ عَلَى هَيْئَتِهِ ثُمَّ عُمَرُ بِمِثْلِ هَذِهِ الْقِصَّةِ ثُمَّ عَلِيٌّ ثُمَّ نَاسٌ مِنْ أَصْحَابِهِ وَالنَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى هَيْئَتِهِ ثُمَّ جَاءَ عُثْمَانُ فَاسْتَأْذَنَ فَأَذِنَ لَهُ فَأَخَذَ ثَوْبَهُ فَتَجَلَّلَهُ فَتَحَدَّثُوا ثُمَّ خَرَجُوا قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ جَاءَ أَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ وَعَلِيٌّ وَسَائِرُ أَصْحَابِكَ وَأَنْتَ عَلَى هَيْئَتِكَ فَلَمَّا جَاءَ عُثْمَانُ تَجَلَّلْتَ بِثَوْبِكَ فَقَالَ أَلَا أَسْتَحْيِي مِمَّنْ تَسْتَحْيِي مِنْهُ الْمَلَائِكَةُ

Telah menceritakan kepada kami [Rauh] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Juraij] berkata; telah mengabarkan kepadaku [Abu Khalid] dari [Abdullah bin Abu Said Al Muzany] berkata; [Hafshoh binti Umar bin Khattab] berkata; “Pada suatu hari Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam meletakkan kainnya diantara kedua paha beliau, lalu datanglah Abu Bakar dan ia meminta izin, beliau pun mengizinkannya dan masih seperti keadaan semula. Lalu (datanglah) Umar seperti yang dilakukan terhadap Abu Bakar, kemudian Ali kemudian beberapa orang dari sahabatnya dan Nabi shallaallahu ‘alaihi wa sallam masih bersikap seperti semula. Lalu datanglah Utsman meminta izin, beliau pun mengizinkannya serta mengambil kainnya lalu menutupi paha beliau. Kemudian mereka berbincang-bincang hingga mereka selesai. Aku bertanya; “Wahai Rasulullah! Abu Bakar, Umar, dan Ali, dan juga beberapa sahabatmu datang dan keadaan engkau masih seperti semula. Namun, ketika datang Utsman, engkau menutup paha engkau dengan kainmu.” Beliau menjawab: “Tidakkah aku malu dengan orang yang para malaikat malu kepadanya.”

Musnad Ahmad 25277

حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنِ ابْنِ عَوْنٍ عَنِ الْحَسَنِ عَنْ أُمِّهِ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْ مَا نَسِيتُ قَوْلَهُ يَوْمَ الْخَنْدَقِ وَهُوَ يُعَاطِيهِمُ اللَّبَنَ وَقَدْ اغْبَرَّ شَعْرُ صَدْرِهِ وَهُوَ يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنَّ الْخَيْرَ خَيْرُ الْآخِرَهْ فَاغْفِرْ لِلْأَنْصَارِ وَالْمُهَاجِرَهْ قَالَ فَرَأَى عَمَّارًا فَقَالَ وَيْحَهُ ابْنُ سُمَيَّةَ تَقْتُلُهُ الْفِئَةُ الْبَاغِيَةُ قَالَ فَذَكَرْتُهُ لِمُحَمَّدٍ يَعْنِي ابْنَ سِيرِينَ فَقَالَ عَنْ أُمِّهِ قُلْتُ نَعَمْ أَمَا إِنَّهَا كَانَتْ تُخَالِطُهَا تَلِجُ عَلَيْهَا

Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abi Adi] dari [Ibnu Aun] dari [Al Hasan] dari [Ibunya] dari [Ummu Salamah] berkata; “Aku tidak akan pernah lupa akan do’a beliau pada perang Khandak, ketika itu beliau memberi susu kepada para sahabat, sedang bulu dadanya berdebu. Beliau berdo’a: “ALLAHUMMA INNAL KHOIRA KHOIRUL AKHIRAH FAGHFIR LIL ANSHAR WAL MUHAJIRAH (ya Allah, sesungguhnya kebaiklan itu adalah kebaikan di akhirat, maka ampunilah orang-orang Anshor dan muhajirin) “, beliau pun lantas melihat Ammar dan bersabda: “Celakalah ibnu Sumayyah, ia akan dibunuh oleh sekelompok pemberontak, ” ia berkata; “Aku pun menceritakannya kepada Muhammad, yakni Ibnu Sirin, ia berkata dari ibunya; aku berkata; ‘Ya.’, hanya saja ia mencampurnya dan memasukinya (dengan kata tambahan).

Musnad Ahmad 25262

حَدَّثَنَا هَاشِمٌ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ يَعْنِي شَيْبَانَ عَنْ أَبِي الْيَعْفُورِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْمُزَنِيِّ عَنْ حَفْصَةَ بِنْتِ عُمَرَ قَالَتْ دَخَلَ عَلَيَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ يَوْمٍ فَوَضَعَ ثَوْبَهُ بَيْنَ فَخِذَيْهِ فَجَاءَ أَبُو بَكْرٍ يَسْتَأْذِنُ فَأَذِنَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى هَيْئَتِهِ ثُمَّ جَاءَ عُمَرُ يَسْتَأْذِنُ فَأَذِنَ لَهُ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى هَيْئَتِهِ وَجَاءَ نَاسٌ مِنْ أَصْحَابِهِ فَأَذِنَ لَهُمْ وَجَاءَ عَلِيٌّ يَسْتَأْذِنُ فَأَذِنَ لَهُ وَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى هَيْئَتِهِ ثُمَّ جَاءَ عُثْمَانُ فَاسْتَأْذَنَ فَتَجَلَّلَ ثَوْبَهُ ثُمَّ أَذِنَ لَهُ فَتَحَدَّثُوا سَاعَةً ثُمَّ خَرَجُوا فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ دَخَلَ عَلَيْكَ أَبُو بَكْرٍ وَعُمَرُ وَعَلِيٌّ وَنَاسٌ مِنْ أَصْحَابِكَ وَأَنْتَ عَلَى هَيْئَتِكَ لَمْ تَتَحَرَّكْ فَلَمَّا دَخَلَ عُثْمَانُ تَجَلَّلْتَ ثَوْبَكَ فَقَالَ أَلَا أَسْتَحْيِي مِمَّنْ تَسْتَحْيِي مِنْهُ الْمَلَائِكَةُ

Telah menceritakan kepada kami [Hasyim] berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Muawiyah, yaitu Syaiban] dari [Abu Al Ya’fur] dari [Abdullah bin Abu Sa’id Al Muzani] dari [Hafshah binti Umar] berkata; “Pada suatu hari Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam pernah menemuiku, beliau pun meletakkan kainnya di antara kedua paha beliau, lalu datanglah Abu Bakr dan ia meminta izin. Beliau mengizinkannya dan masih seperti keadaan semula. Lalu (datanglah) Umar dan ia meminta izin. Beliau mengizinkannya dan masih seperti keadaan semula. Kemudian beberapa orang dari sahabatnya dan beliaupun mengizinkannya. Kemudian datanglah Ali meminta izin. Beliau mengizinkannya dan masih seperti keadaan semula. Lalu datanglah Utsman meminta izin dan beliau mengizinkan serta mengambil kainnya lalu menutupi paha beliau. Kemudian mereka berbincang-bincang beberapa waktu. Kemudian setelah mereka keluar, aku bertanya; “Wahai Rasulullah! Abu Bakr, Umar, dan Ali, dan juga beberapa sahabatmu datang dan keadaan engkau masih seperti semula dan tidak bergerak. Namun, ketika datang Utsman, engkau menutup paha engkau dengan kainmu. Beliau bersabda: “Tidakkah aku malu dengan orang yang para malaikat malu kepadanya.”

Musnad Ahmad 25278

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي عَدِيٍّ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ سَفِينَةَ مَوْلَى أُمِّ سَلَمَةَ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْ كَانَ مِنْ آخِرِ وَصِيَّةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الصَّلَاةَ الصَّلَاةَ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ حَتَّى جَعَلَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُلَجْلِجُهَا فِي صَدْرِهِ وَمَا يَفِيصُ بِهَا لِسَانُهُ

Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abi Adi] dari [Sa’id] dari [Qatadah] dari [Safinah, budak Ummu Salamah] dari [Ummu Salamah] berkata; “Wasiat terakhir Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam adalah: “Jagalah shalat, jagalah shalat, dan budak yang kalian miliki, ” Nabi shallaallahu ‘alaihi wa sallam mengulang-ulang kata itu hingga bergerak dadanya dan tidak keluar lagi suara dari mulutnya.

Musnad Ahmad 25263

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ حَدَّثَنَا الْحُرُّ بْنُ الصَّيَّاحِ عَنْ هُنَيْدَةَ بْنِ خَالِدٍ عَنِ امْرَأَتِهِ عَنْ بَعْضِ أَزْوَاجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ تِسْعَ ذِي الْحِجَّةِ وَيَوْمَ عَاشُورَاءَ وَثَلَاثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ أَوَّلَ اثْنَيْنِ مِنْ الشَّهْرِ وَخَمِيسَيْنِ

Telah menceritakan kepada kami [Affan] telah menceritakan kepada kami [Abu Awanah] telah menceritakan kepada kami [Al Hurru bin Ashshayyah] dari [Hunaidah bin Khalid] dari [isterinya] dari [sebagian isteri Nabi shallaallahu ‘alaihi wa sallam] berkata; “Rasulullah shallaallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa pada hari ke sembilan bulan dzulhijjah, pada hari asyura, dan tiga hari setiap bulan, yaitu hari senin pada pekan pekan pertama dan dua hari kamis pada pekan setelah nya.”