Skip to main content
Musnad Syafi’i 62

مسند الشافعي 62: أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ أَيُّوبَ بْنِ مُوسَى، عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ رَافِعٍ، عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَتْ: سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنِّي امْرَأَةٌ أَشُدُّ ضَفْرَ رَأْسِي، أَفَأَنْقُضُهُ لِغُسْلِ الْجَنَابَةِ؟ قَالَ: «إِنَّمَا يَكْفِيكِ أَنْ تَحْثِي عَلَيْهِ ثَلَاثَ حَثَيَاتٍ مِنْ مَاءٍ ثُمَّ تُفِيضِينَ عَلَيْكِ الْمَاءَ فَتَطْهُرِينَ» . أَوْ قَالَ: «فَإِذَا أَنْتِ قَدْ طَهُرْتِ»

Musnad Syafi’i 62: Ibnu Uyainah mengabarkan kepada kami dari Ayub bin Musa, dari Said bin Abu Said, dari Abdullah bin Rafi’, dari Ummu Salamah , ia mengatakan: Aku pernah bertanya kepada Rasulullah , untuk itu aku berkata, “Wahai Rasulullah! Sesungguhnya aku adalah wanita yang selalu mengepang rambutku dengan kuat, apakali aku harus mengurainya dalam mandi jinabat?” Nabi SAW-menjawab. “Tidak, sesungguhnya cukup bagimu hanya dengan menciduk air sebanyak 3 cidukan untuk engkau tuangkan ke kepangan rambutmu, kemudian engkau siramkan air dengan rata ke seluruh tubuhmu, lalu kamu menjadi suci.” Atau beliau bersabda, “Setelah itu engkau suci. ” 69