Skip to main content
Musnad Syafi’i 390

مسند الشافعي 390: أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْمَجِيدِ، عَنِ ابْنِ جُرَيْجٍ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ خُصَيْفَةَ، عَنِ السَّائِبِ بْنِ يَزِيدَ، أَنَّ رَجُلًا، سَأَلَ عَبْدَ الرَّحْمَنِ التَّيْمِيَّ عَنْ صَلَاةِ طَلْحَةَ فَقَالَ: إِنْ شِئْتَ أَخْبَرْتُكَ عَنْ صَلَاةِ عُثْمَانَ قَالَ: قُلْتُ: لَأَغْلِبَنَّ اللَّيْلَةَ عَلَى الْمَقَامِ، فَقُمْتُ فَإِذَا بِرَجُلٍ يُزَاحِمُنِي مُتَقَنِّعًا، فَنَظَرْتُ فَإِذَا عُثْمَانُ، قَالَ: فَتَأَخَّرْتُ عَنْهُ فَصَلَّى فَإِذَا هُوَ يَسْجُدُ سُجُودَ الْقُرْآنِ حَتَّى إِذَا قُلْتُ: هَذِهِ هَوَادِي الْفَجْرِ، فَأَوْتَرَ بِرَكْعَةٍ لَمْ يُصَلِّ غَيْرَهَا

Musnad Syafi’i 390: Abdul Majid mengabarkan kepada kami dari Ibnu Juraij, dari Yazid bin Khushaifah, dari As-Saiib bin Yazid: Ada seorang lelaki bertanya kepada Abdurrahman At-Taimi tentang shalat yang dilakukan oleh Thalhah, maka berkatalah Abdurrahman, “Jika kamu suka, aku akan menceritakan kepadamu tentang shalat yang dilakukan oleh Utsman.” Abdurrahman At-Taimi melanjutkan kisahnya, “Aku berkata (kepada diriku sendiri), ‘Aku benar-benar akan berusaha sekuat tenaga untuk mencapai maqam malam ini. Akhirnya aku berhasil berdiri padanya. Tetapi tiba-tiba ada seorang lelaki memakai penutup wajah mendesakku, maka aku memperhatikannya, dan ternyata dia adalah Utsman .” Abdurrahman At-Taimi melanjutkan kisahnya, “Maka aku mundur darinya, lalu ia shalat dan ternyata ia melakukan sujud, yakni sujud Al Qur’an (sujud Tilawah); hingga ketika aku katakan, ‘Pertanda waktu fajar telah datang’, maka ia shalat Witir satu rakaat tanpa melakukan shalat lain lagi.” 395